Description:
Sejak dekade tahun 2010, eksistensi tradisi seni ukir mengalami periode kemunduran. Karena minat untuk menjadi pengrajin ukir mengalami penurunan, juga menurunnya regenerasi pengukir muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana eksistensi budaya ukiran proses sosialisasi pewarisan tradisi seni ukir yang berlangsung di kalangan keluarga pengrajin ukir kepada generasi muda serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang muncul dalam proses sosialisasi dan pewarisan tradisi seni ukir Jepara di kalangan generasi muda Desa Mulyoharjo Kecamatan Jepara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif, lokasi penelitian berada di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Hasil dari penelitian menunjukan adanya proses sosialisasi yang tidak sempurna dalam proses pewarisan tradisi seni ukir di Desa Mulyoharjo yang mengakibatkan terjadinya krisis regenerasi pengukir muda, hal ini juga berimbas pada eksistensi kearifan budaya ukir jepara yang mulai tergerus oleh zaman. Kesimpulannya krisis regenerasi oengukir muda di sebabkan oleh proses sosialisasi yang tidak sempurna, minimnya pendapatan pengrajin ukir dan beberapa faktor lainnya.
kata kunci : Pengukir, Budaya Ukir, Jepara
URL:
Lihat
Type:
SOSIAL/HUMANIORA
Document:
Kelas IX
Date:
20-06-2023
Author:
Muhammad Naufal Hibban