Data Riset Repository



PRESPEKTIF ISLAM MENGENAI TRADISI MANGANAN DI PUNDEN MBAH SARINAH DESA NGASEM KABUPATEN JEPARA



Description:
Tradisi Manganan disebut juga dengan Nyadran merupakan suatu tradisi yang masih terjaga dan terlestarikan sampai kini oleh masyarakat Desa Ngasem, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Biasanya tradisi ini dilaksanakan menjelang perayaan “sedekah bumi”, yaitu pada Minggu Pon di bulan apit (Dzulqo’dah). Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Data dari hasil wawancara dan serta studi pustaka kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskripsi analisis. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa: (1) tradisi Manganan di punden Mbah Sarinah merupakan media bersyukur kepada Allah dan merayakan kabumi serta sejarah Desa Ngasem, (2) adanya suatu tradisi Manganan di pengaruhi beberapa faktor yaitu: faktor kekerabatan, faktor pendidikan, dan faktor kepercayaan, (3) mengenai prespektif agama Islam terhadap tradisi Manganan dapat dihubungkan dari kaidah Imam Syafi’i yang menyebutkan bahwa menghargai gagasan yang tumbuh dan dijadikan panutan di kalangan masyarakat itu lebih baik, daripada memperselisihkan sunnah yang masih ikhtilah. Kata kunci: Tradisi Manganan, Faktor-faktor, Prespektif Islam

URL:
Lihat

Type:
SOSIAL/HUMANIORA

Document:
Kelas IX

Date:
17-06-2023

Author:
Lovensia Aurel Zhafira