Data Riset Repository



PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA TEMPUR, KECAMATAN KELING, KABUPATEN JEPARA



Description:
Sungai memegang peranan penting sejak peradaban manusia bermula, sehingga keberadaannya harus dilestarikan. Berdasarkan data BPDAS-HL Pemali Jratun (2010), DAS Gelis yang didalamnya juga mengalir Sungai Tempur termasuk dalam 7 DAS Kritis yang ada di sekitar Gunung Muria. Desa Tempur juga memiliki tradisi unik yakni tradisi padusan yang rutin dilaksanakan menjelang Bulan Ramadhan dengan cara mandi bersama-sama di sungai. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yaitu kajian penelitian atau penilaian desa secara partisipatif dengan teknik accidental sampling. Hasil perhitungan menggunakan rumus slovin dengan tingkat kepercayaan 90?n partisipasi sedang diperoleh ambang batas validitas adalah 93 orang sedangkan hasil penelitian menunjukkan 107 orang dari 150 responden setuju bahwa tradisi padusan mampu melestarikan sungai sehingga telah melewati ambang batas validitas. Tradisi ini harus dilestarikan karena mengandung nilai-nilai pelestarian sungai beserta daerah aliran sungainya karena saat kegiatan berlangsung dibarengi dengan kegiatan menanam pohon dan membersihkan sungai. Kata Kunci: pelestarian, padusan, sungai

URL:
Lihat

Type:
SOSIAL/HUMANIORA

Document:
Kelas IX

Date:
17-06-2023

Author:
Rindu Masitasari