Description:
Nilai ekspor obat herbal Indonesia meningkat signifikan dari US$ 8.947 (tahun 2012) menjadi
US$ 23.446 (tahun 2013). Realitas ini menunjukkan bahwa obat herbal atau obat tradisional
Indonesia memiliki pangsa pasar baik dalam negeri maupun luar negeri yang perlu
dimanfaatkan, mengingat Indonesia memiliki kekayaan keanekaragaman hayati.
Keanekaragaman hayati yang dimaksud antara lain alpukat (Persea Americana) yang cocok di
daerah tropis dan tumbuh subur di Indonesia. Alpukat tidak saja dapat dikonsumsi buahnya
yang memiliki gizi tinggi, tetapi juga dapat dimanfaatkan daunnya untuk kesehatan serta
menyegarkan ketika diolah dan diseduh menjadi teh.Kandungan zat aktif yang terdapat di
daun alpukat (Persea americana miller) adalah flavonoid dan quersetin. Daun alpukat (Persea
americana miller) rasanya pahit berkhasiat sebagai diuretik dan menghambat pertumbuhan
beberapa bakteri seperti Staphylococcus sp, Pseudomonas sp, Proteus sp, Escherichea sp, dan
Bacillus sp.
URL:
Lihat
Type:
SAINS
Document:
Kelas IX
Date:
07-12-2022
Author:
Intania Latifatunnaimah