Data Riset Repository



KEARIFAN TRADISI RUWAHAN DI DESA KARANGRANDU PECANGAAN JEPARA JAWA TENGAH



Description:
Akhir-akhir ini nampak di berbagai daerah dalam berbagai berita terutama media sosial, masih sering muncul dilema bagi dalam menghubungkan agama dengan pluralitas budaya. Relasi antara agama Islam dan budaya di Indonesia akhir-akhir ini menghadapi masalah krusial. Dalam realitas sosial: terjadi pergeseran dalam tradisi keagamaan, hilangnya kebersamaan dalam beragama, ada segregasi bahkan konflik antar elemen di masyarakat.Dalam realitas keagamaan: ada ketegangan antar kelompok dalam menangkap pesan-pesan agama, termasuk praktiknya bahkan dinilai tidak absah dengan konsep bid’ah. Ada tantangan untuk merevitalisasi agama Islam agar senantiasa membersamai kehidupan manusia sebagai pegangan hidup. Dalam penelitian ini, penulis akan menjelaskan pandangan baru terhadap tradisi Ruwahan dan kearifan sosial dari tradisi itu di desa Karangrandu Kecamatan Pecangaan kabupaten Jepara Propinsi Jawa Tengah. Dengan pendekatan sosiologis menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi, penulis menemukan penjelasan bahwa tradisi ruwahan dalam pandangan warga Karangrandu adalah bulan yang penting menyambut bulan ramadhon, ritual pelaporan diri, membangun relasi spiritual dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui pengiriman doa kepada leluhur. Tradisi ruwahan mengandung kearifan sosial untuk menyadarkan diri akan makna kematian Tradisi ruwahan adalah media kultural untuk membangun komunikasI, interaksi, silaturohmi sesama warga dan mengikat mereka dalam kepentingan bersama, sehingga warga mendapatkan rasa aman baik secara sosial, ekonomi dan budaya.

URL:
Lihat

Type:
AGAMA

Document:
Kelas VIII

Date:
06-12-2022

Author:
Hudi Iqbal Karim